Kaidah Menggiatkan Karyawan
Posted by admin on September 6th, 2006
Posisi saya sbg manajer di perusahaan kecil skr ini mewajibkan saya punya pengamatan yang akurat terkait performa rekan2 di bawah koordinasi saya. Saya rasakan pengalaman berorganisasi di kampus dulu emg amat membantu. Cuman klo dulu saya ndak pernah secara sengaja mbikin rumusan deskriptif ttg apa2 yang saya lakukan. Barulah sekarang ini saya mendefinisikannya.
Kaidah2 berikut ini saya rasakan amat membantu dalam memahami rekan kerja di bawah koordinasi kita, untuk kemudian membantu angkat produktivitas mereka.
Post ini telah dimigrasikan ke AkhmadGuntar dot com
Silahkan klik link berikut untuk terus membaca :
September 6th, 2006 at 4:34 pm
Wow .. artikel yang luar biasa
seandainya saja semua Manager seperti anda atau para pejabat negara punya pola pikir seperti Indon pasti gak lama mengalami masa krisis seperti sekarang
Artikelnya boleh saya ambil kan 
September 6th, 2006 at 6:57 pm
You shud wrote a book.. :-”
Another good work, bruh. Sweet..
)
(I shud comment more, but I dunno what to say.. Aye mikirnya lama sih
September 6th, 2006 at 7:17 pm
hei para bos, baca tuh
September 6th, 2006 at 8:27 pm
wah, tulisan ini membuatku kepingin jadi boss.
September 7th, 2006 at 8:02 am
Wah, kayaknya kalo aku nanti udah jadi bos kaidah-kaidah ini mesti digantung di dinding deh …
September 7th, 2006 at 9:40 am
Andi:
Monggo artikellnya dikopi dan diperbanyak 
Klo yg tentang bisnis, ntar2 ajah, nunggu saya udah cukup matang, berpengalaman & penuh integritas 


Pulang ntar mbikin klub riset sdr donks 
Seandainya semua manajer spt saya, bisa bangkrut tuh. Saya kan belum pernah jadi manajer di perusahaan gede
S Setiawan:
I did write a book. Tp ttg ospek - pengkaderan massal
Hedi:
Hei para bos, perkenalkan ni: Hedi, bos outsourcing
Aalinazar:
Klo ngeliat posting2 Anda, saya melihat Anda sebagai manajer gagasan lho
Donald
Ayo ndang selesaikan kuliahmu, trus jadi bos (lagi) di kampus. Kamu dulu pembina Hima kan ya
September 7th, 2006 at 12:41 pm
Whoa, I’m 43. I shud wrote a book. I’m old enough to do it..
…
*ngakak guling-guling*
Oh, you did? That’s interesting
What’s the title?
September 7th, 2006 at 4:09 pm
Judulnya Pengkaderan: Wacana dan Konsep. Tapi ndak diterbitkan scr umum kok. Cuman terbatas di kampus ITS Surabaya aja
September 7th, 2006 at 4:39 pm
Whoa, sebagai pengunjung tetap blog ini, harusnya saya dapet hadiah. A copy of the book, perhaps? :-”
*diinjek-injek* XD
September 7th, 2006 at 6:48 pm
halah??? ternyata om satu ini manager towh… heuheuheuheu.. pa kabar pak manager, btw buka lowongan gak :P. asik juga cara kerjamu pak manager
—sorry Out of Topic –
email ku dah sampe lom mengenai profil idekreatif.net
please gimmie some feedback, thanks
—sorry Out of Topic –
September 10th, 2006 at 6:36 pm
Terlalu kreatif niuh teman saya satu ini.. Apa2 bisa jadi bahan tulisan. Aduh, Mas… seharusnya dulu ndak kuliah di Teknik Informatika ITS. Mestinya masuk Fakultas Sastra aja..
Tapi ndak ding…
Terus berkarya ya..!!
September 11th, 2006 at 8:33 am
S.Setiawan:
Yang feasible utk dikasih tu yang bentuk .pdf. Mungkin ntar akan dijadikan salah satu post aja deh ya
Anggi’:
Manajer perusahaan kecil (yang masih kecil utk saat ini) ^_^
Dianika:
Dan saya memang dari Jurusan Sastra Informatika kok 
Wrong. Ndak semua bisa jadi bahan tulisan. Beberapa masih lebih suka utk saya jadikan skdr bahan perenungan atau sambil lalu aja. Misal novel, ludruk, kuliner dll
September 11th, 2006 at 4:17 pm
nice article
September 12th, 2006 at 7:24 pm
klo komik … minat ga menjadikannya bahan tulisan. posting tentang Miiko mungkin ^_^ …
September 12th, 2006 at 10:49 pm
“Termasuk gimana mbikin performance appraisal yang handal & aplikatif.” >> Di tempat saya bekerja, karyawan diikutsertakan dalam menyusun strategi pencapaian goals. Sebagai manager, harus bisa menarik potensi yang karyawan nya sendiri mungkin kurang dapat mengenalnya. Beberapa hal yang mungkin bisa membantu adalah dengan mengetes kreativitas dari karyawan tersebut. (Ada banyak cara untuk hal yang ini) Selamat mencoba.
September 13th, 2006 at 2:40 pm
Pantesan aja pak manajernya sibuk terus sih, jadi ‘gak punya waktu buat jalan2 di kota sendiri
Masih ada beberapa lokasi yg pengen aku jelajahi di sana, Gun.
September 14th, 2006 at 9:58 am
Putri:
Untuk menarik potensi, saya biasanya ngeliat dulu pengalaman masa lalunya, berdasarkan gagasan yang saya tulis di salah satu posting. Setelah itu baru ngasih penugasan yang bersesuaian. Untuk tes kreativitas, saya akan coba obrolin ma bos. Terima kasih atas masukannya ya 
Ngeliat blog Anda, saya malah jadi tau ada tempat2 yang saya malah belum tau 
Komik yang berisi hikmah tentu saja bisa jadi bahan tulisan. Utk Miiko, saya kira bisa tuh jadi ilustrasi gambar
Barry:
Wah wah, pak Barry ini emg udah banyak makan garam deh
Since:
Bukan gitu, saya aslinya juga ndak banyak tau ttg tempat2 bagus di Surabaya
September 29th, 2006 at 3:29 pm
Salam, kenal nih.. saking kulo “Kacung Pabrik) ??
boleh ga di link ma blogq,
Yach.. klo menurutku sih.. ( 9 kaidah diatas ok sekaleee loo)
ya.. utk membuat atmosfer kerja lebih greget.. kita bisa dengan pendekatan sisi humanisme, sebagai atasan bisalah suatu saat menjadi teman dekat/sahabat, dan disuatu saat menjadi “BOS” yg galak/”kereng” :devils:
tergantung timing-nya.
Yach kayak ujar2nya mbah2 kita dlu (ga usah muluk..)yg penting kita bisa menerapkan pameo jawa..
1. Ing ngarso sung tulodho (as bos bisalah komit dlm memberi contoh)
2. ing madya mangun karso (as a bos bisa mengerti apa yg dikehendaki bawahan untuk menggerakkan inisiatif dan motivasi mereka)
3. tut wuri handayani (as bos mampu mendelegasikan & memberi kebebasan dalam penentuan cara kerja secara bijaksana (sejauh tidak menyimpang dari rel,.. it’s Ok) dan tetap memantau kinerjanya. Ndak di lepas “cul”
February 21st, 2007 at 1:39 am
Terimakasih, sebagai Manajer&Owner beberapa usaha keciL (yang masih sangat-sangat kueeeeciiiL saat ini) saya merasa sangat terinspirasi dengan artikeL-artikeL Bro Guntar.
Keep Posting Bro!