Laci Percaya Diri
Posted by admin on July 21st, 2006
Otak kita menggunakan mekanisme laci dalam menyimpan segala pengalaman; ada laci pengalaman sukses, laci pengalaman biasa, dan laci pengalaman gagal.

Dari pengalaman pribadi, saya temukan bahwa orang2 akan tumbuh dg rasa percaya diri yang amat besar bila mereka memiliki banyak simpanan di laci A. Mereka ndak minder & berani lantang berbicara klo ketemu ma orang2 hebat, krn mereka jg merasa punya pengalaman2 hebat.
Sebaliknya, orang dg banyak pengalaman di laci C akan jadi pribadi yang cenderung pasif & penuh keminderan. Laci terbawah ini biasanya berisi pengalaman2 gagal, dipermalukan, dikhianati, difitnah, hingga pengalaman2 traumatis. Menariknya, bukankah ini semua adl perkara persepsi & pilihan. Artinya, ndak ada yg bisa memasukkan semua pengalaman ke laci C kecuali klo kita mempersepsikan & mengijinkannya utk itu.
Sementara itu, orang2 dg banyak simpanan di laci B biasanya tumbuh jadi seorang yang peragu dalam hadapi & ambil tantangan serta pencapaian2 baru. Karena dia ndak punya referensi pendukung dari masa lalunya. Dan orang spt ini biasanya adl orang2 yang miskin aktivitas & pengalaman gagal maupun sukses, atau sekedar dia tidak menganggap penting pengalaman2 baiknya.
Post ini telah dimigrasikan ke AkhmadGuntar dot com
Silahkan klik link berikut untuk terus membaca :
July 26th, 2006 at 12:55 pm
gimana sih caranya buat pengalaman baik kita seremeh apapun itu menjadi gede n bisa buat qta PeDe???
coz,seingatq aq punya banyak pengalaman baik, tapi entah knp, suatu saat ktk aq jg g tau kpn coz g bs diprediksi, aq bs down bgt!!! Hanya dengan mengingat kelemahan yang mungkin bagi orang lain -gak masalah-,aq bisa down bgt, seolah jatuh pada jurang tak berdasar…
July 26th, 2006 at 2:17 pm
Susah kalau kadang ada yang memilih jadi orang yang terpuruk dalam trauma berkepanjangan. Terkadang tidak PD atau sering jadi kehilangan fokus.
BIsa jadi itu pula yang sering saya alami.
Entahlah kadang2, saya malah terseret dalam arus pusaran yang entah ada di mana muaranya. Kalau sudah seperti itu, sedih deh…!
Its ok, saya akan terus coba untuk menjadikannya guru terbaik!
Anyway, tulisan yang bagus!
July 27th, 2006 at 2:03 pm
ikutan workshop kita aja.., biar pengalaman baik sekecil apa pun jadi tambah pede, heheheh
http://www.hnd-training.com
SPAM! SPAM! hahahahahah
July 27th, 2006 at 4:19 pm
Ndak, bukan spam kok. Link yg pak Eep rekomendasikan kan berisi banyak hikmah & profound knowledge, bukan mulu promosi.
It’s nice
August 3rd, 2006 at 5:48 am
hmm overconfident juga bahaya, nah kalo laci percaya diri YG A kebanyakan, apa bahaya juga ?
August 3rd, 2006 at 12:26 pm
Aditya:
Saya tahu seseorang yg punya begitu banyak simpanan di laci A yg mana itu mbikin dia jadi angkuh dan susah dinasehati. Lebih parah lagi klo seseorang memberikan efek hiperbolis atas pengalaman2 baiknya. Punya prestasi bicara di depan 100 orang trus diklaim mjd 300 orang, dan itu disebar2kan ke banyak orang.
Bener, Adit, emg bahaya klo kebanyakan
Jadi kita emg kudu tetep bijak dlm mewarnai pengalaman2 di laci A. Pengalaman2 di laci C kudu tetap diinget sbg pengalaman gagal. Hanya kita kemudian memaknainya scr lebih efektif. Hal ini penting utk mbikin kita tetep punya sikap rendah hati dan tau diri