<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Kaidah Universal Mengejek Kesuksesan Instan</title>
	<atom:link href="http://bintangtauladan.com/2006/06/26/kaidah-universal-mengejek-kesuksesan-instan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bintangtauladan.com/2006/06/26/kaidah-universal-mengejek-kesuksesan-instan/</link>
	<description></description>
	<pubDate>Thu, 09 Sep 2010 11:16:59 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
		<item>
		<title>By: Guntar</title>
		<link>http://bintangtauladan.com/2006/06/26/kaidah-universal-mengejek-kesuksesan-instan/#comment-137</link>
		<dc:creator>Guntar</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jun 2006 09:34:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://bintangtauladan.wordpress.com/2006/06/26/kaidah-universal-mengejek-kesuksesan-instan/#comment-137</guid>
		<description>#2 Apa dong? ^_^</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#2 Apa dong? ^_^</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Tamu Misterius</title>
		<link>http://bintangtauladan.com/2006/06/26/kaidah-universal-mengejek-kesuksesan-instan/#comment-136</link>
		<dc:creator>Tamu Misterius</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jun 2006 07:20:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://bintangtauladan.wordpress.com/2006/06/26/kaidah-universal-mengejek-kesuksesan-instan/#comment-136</guid>
		<description>Mau tau kunci jadi orang sukses?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mau tau kunci jadi orang sukses?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Eep</title>
		<link>http://bintangtauladan.com/2006/06/26/kaidah-universal-mengejek-kesuksesan-instan/#comment-135</link>
		<dc:creator>Eep</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jun 2006 00:58:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://bintangtauladan.wordpress.com/2006/06/26/kaidah-universal-mengejek-kesuksesan-instan/#comment-135</guid>
		<description>hmmm, untuk ahli di satu bidang mungkin "ya" harus dicapai dengan waktu yang agak lama. ya kita akan jadi ahli kalau kita terus menerus melakukan kegiatan yang sama. ada tambahan, mungkin waktu disini bukan hanya ukuran berapa hari atau berapa tahun., tetapi seberapa sering kita melatih/melakukan. Michael Jordan adalah gabungan kedua-duanya, hehehe.. berlatih sejak kecil &#38; memang waktunya juga lama..

namun tidak semua kesuksesan harus diraih dengan waktu yang lama, seorang bayi tidak butuh waktu lama untuk sukses berjalan, mungkin hanya 2-3 tahun sudah bisa berjalan, 4-5 tahun sudah lancar berbicara.

kemarin saya lihat di televisi ada seorang mahasiswi yang sukses membuka usaha dengan komoditi tas dan dompet, ternyata usahanya belum terlalu lama, dibawah 5 tahun, tetapi produknya sudah tersebar ke beberapa kota di Indonesia. kalau menurut saya, dia sudah dikategorikan sukses. betul sekali, kita harus mau membayar harganya untuk sebuah kesuksesan, termasuk mahasiswi tadi. disaat teman-temannya diwisuda, dia bahkan baru memulai usahanya dengan menjual tas dan dompet rancangannya di luar gedung wisuda.. :)

mungkin saya akan menganggap lucu dan mengecam orang yang berusaha meraup sukses dan tenar dengan cara-cara instan, jika cara-cara mereka mencapainya dengan mengesampingkan moral, hati nurani dan etika. selama tidak melanggar hal tersebut, saya kira, kalau bisa sukses dengan cara lebih cepat, mengapa harus menunggu lama.., semua hanya masalah paradigma saja..

tetapi mesti kita ingat, dalam hal-hal tertentu memang ada batasan-batasan minimumnya. rasanya kalau untuk mahir berjalan di atas kabel, seorang pemain sirkus pasti membutuhkan latihan yang lama, tidak bisa instant. tetapi untuk bidang lain bisa saja ada cara yang lebih instant. contoh: dulu saya perlu waktu dua tahun untuk lancar membaca Al-Qur'an, tetapi dengan metoda Iqro atau yang sejenisnya, belajar membaca Al-Qur'an jadi lebih singkat waktunya.

tidak selamanya instant itu tidak baik, hehehe

semoga bermanfaat.. amien.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hmmm, untuk ahli di satu bidang mungkin &#8220;ya&#8221; harus dicapai dengan waktu yang agak lama. ya kita akan jadi ahli kalau kita terus menerus melakukan kegiatan yang sama. ada tambahan, mungkin waktu disini bukan hanya ukuran berapa hari atau berapa tahun., tetapi seberapa sering kita melatih/melakukan. Michael Jordan adalah gabungan kedua-duanya, hehehe.. berlatih sejak kecil &amp; memang waktunya juga lama..</p>
<p>namun tidak semua kesuksesan harus diraih dengan waktu yang lama, seorang bayi tidak butuh waktu lama untuk sukses berjalan, mungkin hanya 2-3 tahun sudah bisa berjalan, 4-5 tahun sudah lancar berbicara.</p>
<p>kemarin saya lihat di televisi ada seorang mahasiswi yang sukses membuka usaha dengan komoditi tas dan dompet, ternyata usahanya belum terlalu lama, dibawah 5 tahun, tetapi produknya sudah tersebar ke beberapa kota di Indonesia. kalau menurut saya, dia sudah dikategorikan sukses. betul sekali, kita harus mau membayar harganya untuk sebuah kesuksesan, termasuk mahasiswi tadi. disaat teman-temannya diwisuda, dia bahkan baru memulai usahanya dengan menjual tas dan dompet rancangannya di luar gedung wisuda.. <img src='http://bintangtauladan.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
mungkin saya akan menganggap lucu dan mengecam orang yang berusaha meraup sukses dan tenar dengan cara-cara instan, jika cara-cara mereka mencapainya dengan mengesampingkan moral, hati nurani dan etika. selama tidak melanggar hal tersebut, saya kira, kalau bisa sukses dengan cara lebih cepat, mengapa harus menunggu lama.., semua hanya masalah paradigma saja..</p>
<p>tetapi mesti kita ingat, dalam hal-hal tertentu memang ada batasan-batasan minimumnya. rasanya kalau untuk mahir berjalan di atas kabel, seorang pemain sirkus pasti membutuhkan latihan yang lama, tidak bisa instant. tetapi untuk bidang lain bisa saja ada cara yang lebih instant. contoh: dulu saya perlu waktu dua tahun untuk lancar membaca Al-Qur&#8217;an, tetapi dengan metoda Iqro atau yang sejenisnya, belajar membaca Al-Qur&#8217;an jadi lebih singkat waktunya.</p>
<p>tidak selamanya instant itu tidak baik, hehehe</p>
<p>semoga bermanfaat.. amien.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
