Posted by admin on 16th June 2006
Hemat sendiri artinya bisa dua: (1) menghemat apa yang dikeluarkan utk kebutuhan kita (2) Membuat surplus berupa tabungan. Kebanyakan orang tu pinter untuk perihal yang pertama. Pinter nyari barang2 diskon, tapi payah dalam menabung selisih yang didapet dari diskon.
Pernah tau nggak ada temen perokok yang pada akhirnya bisa berhenti merokok dan membanggakan betapa dia bisa lantas menghemat sampai 300 ribu setiap bulannya. Tapi terus klo ditanya, “Trus 300ribu nya tu lari ke mana?” dan temen Anda tu diem aja ndak bisa njawab.
Menghematnya sih udah bener, tapi trus kok lantas lupa nyimpen uang hasil penghematannya itu.
Nah to, kan 
Posted in Keuangan | 5 Comments »
Posted by admin on 16th June 2006
Membeli jas hujan di musim kemarau adalah konsep orang2 kaya dalam berbelanja. Membeli jas hujan bukanlah di musim hujan kala barangnya sedemikian marak dan mahal, melainkan di musim kemarau di mana jas hujan ndak populer dan murah. Orang kebanyakan malah ndak habis pikir paling klo ngeliat kita beli jas hujan waktu kemarau :-p. Tp orang kaya menggunakan filosofi ini untuk semua pembelian.
Read the rest of this entry »
Posted in Keuangan | 4 Comments »
Posted by admin on 16th June 2006

Dalam Blink, Malcolm Gladwell menyebutkan bahwa jika kita ingin belajar meningkatkan mutu keputusan2 yang kita buat, kita perlu menerima sifat misterius kesimpulan sekejap kita. Kita perlu menghormati kenyataan bahwa kita bisa mengetahui sesuatu tanpa tahu mengapa kita tahu dan menerima -kadang2- bahwa kita lebih baik membiarkannya.
Hal ini membutuhkan kemampuan untuk dengan cepat sekali masuk ke bawah permukaan sebuah situasi. Salah satu cara ‘mudah’ adl dengan membaca wajah, sbg sumber informasi yang kaya sekali ttg emosi. Informasi pada wajah tidak sekedar isyarat ttg apa yang terjadi dalam pikiran kita. Dalam pengertian tertentu, itu juga mengatur yang akan terjadi dalam pikiran kita.
Read the rest of this entry »
Posted in Wawasan | 7 Comments »