<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Mengambil kendali atas kebahagiaan diri</title>
	<atom:link href="http://bintangtauladan.com/2006/05/30/mengambil-kendali-atas-kebahagiaan-diri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bintangtauladan.com/2006/05/30/mengambil-kendali-atas-kebahagiaan-diri/</link>
	<description></description>
	<pubDate>Wed, 08 Sep 2010 02:06:22 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
		<item>
		<title>By: wardhani</title>
		<link>http://bintangtauladan.com/2006/05/30/mengambil-kendali-atas-kebahagiaan-diri/#comment-84</link>
		<dc:creator>wardhani</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jun 2006 04:53:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://bintangtauladan.wordpress.com/2006/05/30/mengambil-kendali-atas-kebahagiaan-diri/#comment-84</guid>
		<description>Intinya, dalam proporsi yang tepat, jangan menjadikan kebahagiaan kita tergantung oleh orang lain. Repot sendiri nanti klo kayak gitu. Beneran.

---
sedikit banyak sekali lagi saya percaya dengan tulisan Anda.
Tetapi, ada sebuah kasus dari seorang rekan saya semasa kuliah, tanpa sadar menggantungkan kebahagiannya pada orang lain.

Saya coba tanya mengapa bisa begitu...

Datar saja ia menjawab karena ia menyayanginya.

Terakhir saya terima kabar, mereka putus.
nah lho....

tapi saya percaya itu hanya satu kasus...
====</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Intinya, dalam proporsi yang tepat, jangan menjadikan kebahagiaan kita tergantung oleh orang lain. Repot sendiri nanti klo kayak gitu. Beneran.</p>
<p>&#8212;<br />
sedikit banyak sekali lagi saya percaya dengan tulisan Anda.<br />
Tetapi, ada sebuah kasus dari seorang rekan saya semasa kuliah, tanpa sadar menggantungkan kebahagiannya pada orang lain.</p>
<p>Saya coba tanya mengapa bisa begitu&#8230;</p>
<p>Datar saja ia menjawab karena ia menyayanginya.</p>
<p>Terakhir saya terima kabar, mereka putus.<br />
nah lho&#8230;.</p>
<p>tapi saya percaya itu hanya satu kasus&#8230;<br />
====</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
