Makin mbulet, malah makin mateng
Posted by admin on May 19th, 2006
Saya dulu tu pernah kejebak dalam situasi di mana saya harus mengambil keputusan krusial dengan segera. Ini terjadi di akhir masa jabatan saya sebagai ketua hima T.Informatika ITS. Waktu itu saya bener2 lakukan serentetan sikap konyol yang akhirnya berbuntut pada kepelikan lebih besar. Ruwet wis poko’e. Saya sendiri akhirnya butuh beberapa bulan untuk bisa pulih dari kegetiran pengalaman itu. Fiuh….
Namun saya bersikeras meyakini bahwa dalam setiap kepelikan atau kemunduran pasti terdapat bibit pembelajaran atau keuntungan yang sepadan atau bahkan lebih besar dari tingkat kepelikan itu sendiri. Gara2 mbaca buku nih :p. Tapi ya jujur aja, ndak gampang mempertahankan keyakinan semacam itu.
Tapi emang benar deh, makin besar, rumit dan mbulet masalahnya, saya justru bisa belajar lebih banyak -pada akhirnya, cepat atau lambat :p. Beberapa minggu setelah kejadian yang saya ceritakan di atas terjadi, saya jadi ngerti bagaimana membangun nyali yang solid, bagaimana membuat orang lain mandeg berpikir ketika bernegosiasi, bagaimana membelokkan issue, bagaimana menyetting forum, bagaimana membangun konflik terkendali, dan masih banyak lagi yang lain. Banyak poko’e.
Tentu saja, apakah kita menganggap pengalaman memalukan kita sebagai pembelajaran atau pengalaman sampah, itu akan menjadi sama-sama benarnya. Terserah kita memutuskan untuk memilih yang mana.